21 Mei 2016

STARING : Kebiasaan Salah - Penyebab Mata Buram


Definisi: 
Staring, artinya menatap suatu objek dekat untuk waktu lama.

Kebiasaan Salah
Salah satu penyebab mata menjadi buram adalah kebiasaan menatap lama suatu objek dekat. Dalam bahasa Inggris disebut "staring".
Kebiasaan ini sering terjadi pada orang yang :
  • Menonton TV 
  • Membaca buku
  • Bekerja dengan komputer
  • Bermain game
  • Membaca atau mengetik pada gadget elektronik.
  • Bermain piano sambil membaca not balok
Buktinya?
Setelah melakukan hal-hal di atas cukup lama, lalu coba menatap jauh. Anda akan merasakan penglihatan lebih buram.
Bila hal ini sering terjadi , maka penglihatan akan menjadi buram.

SOLUSI
Mata manusia didisain Sang Pencipta untuk bergerak aktif. Menatap lama objek dekat adalah kebiasaan yang buruk untuk mata.
Bagaimana mengatasinya?
  1. Shifting - Sering-seringlah mengeser pandangan ke arah jauh, setiap beberapa menit. Latih sampai menjadi kebiasaan yang otomatis.
  2. Kedip-kedipkan mata sambil menatap jauh, untuk memberi istirahat pada mata.
  3. Pejamkan mata sebentar, bisa terasa letih.

03 Desember 2013

Kompres Mata dengan Handuk Hangat

Untuk memperlancar peredaran darah sekitar bola mata, kompres mata dengan handuk hangat.
Ini sangat berguna dan manfaatnya dirasakan secara instant atau segera.
Baik dilakukan bila Anda merasa mata lelah, mata terasa kering atau berair, sulit membaca tulisan dekat.
Saya coba kepada seorang dengan mata minus 7. Dia hanya sanggup membaca tulisan koran dari jarak 10cm. Setelah kompres dengan handuk hangat, jarak baca menjadi 14,5 cm.

Petunjuk pelaksanaan :
Gunakan wadah berisi air hangat. Air ini mungkin perlu dihangatkan kembali bila sudah mulai dingin. Panasnya jangan sampai melukai kulit, tetapi juga jangan terlalu dingin.
Sediakan 2 buah handuk kecil. gunakan bergantian.
Rendam handuk dalam air hangat, peras secukupnya _ usahakan handuk tidak terlalu basah atau terlalu kering.
Letakan pada kedua bola mata. Sebaiknya Anda sambil berbaring. Lebih bagus kalau ada orang lain yang membantu melayani.


Silakan mencoba dan bagikan pengalaman Anda.

15 September 2009

Pengaruh Alam Terhadap Penglihatan

Saya membawa teman-teman dan keluarga mereka untuk lintas alam di Hutan Lindung Juanda, Dago, Bandung.

Perjalanan dimulai pagi hari dan selesai pada pertengahan hari. Kami melintas jalan setapak melewati hutan yang rindang dnengan oksigen yang segarrrrr banget ! Masuk menjelajahi Gua Jepang, Gua Belanda dan berakhir di lapanbgan rumput Maribaya, Lembang.

Beberapa peserta dan anak-anak mereka menderita miopia, mata plus, dan beberapa penderita lain seperti sakit lupus.

Pulang dari kegiatan ini, mereka melaporkan bahwa mata jadi lebih terang. Mereka tahu dari hasil test dengan test card mata. Sedangkan yang menderita lupus mengatakan bahwa sendinya menjadi lebih baik, kulitnya jadi tidak iritasi kalau kena sinar matahari.

 

Alam memberi penglihatan yang lebih terang dan tubuh yang lebih sehat. Memang kita didisain untuk hidup dekat dengan alam, bukan menjauhinya.

 

Salam dari Bandung - Benyamin

08 Juni 2009

Prita Oh Prita (Daud vs Goliat Abad 21)

Kasihan benar Prita yang punya dua bayi yang kecil di rumah. Ia dimasukan ke penjara oleh karena menulis email berisi keluhan tentang layanan Rumah Sakit Omni Hospital, Kompleks Alam Sutera, Tangerang. Simpatik dan dukungan pun mengalir dari berbagai pihak. Segala keburukan pelayanan medis, banyak diungkit. Pasien adalah konsumen yang sangat lemah, menghadapi “raksasa” ekonomi bernama “Rumah Sakit”. Farmasi, Dokter, dan Hukum berkonspirasi memperkuat dirinya. Farmasi – mana ada yang dituntut karena efek samping dan bahaya yang diakibatkannya. Paling-paling ditarik dari peredaran. Dokter – Mempunyai kuasa “nyaris tanpa batas” di rumah sakit. Memang sesekali kena tuntutan. Tapi berlindung dibalik undang-undang telah sering menyelamatkannya. Penghargaan terhadap dokter oleh masyarakat terlalu berlebihan. Hukum – Melindungi pengobatan “modern” saja. Kalau pasien mati karena malpraktek di rumah sakit, terlindungi hukum. Oh Prita, kasihan kamu. Kita adalah Daud yang kecil, melawan Raksasa Goliat Kesehatan Tapi Daud menang lawan Goliat Dia pakai akal dan nama Tuhan Oh Prita, tidak perlu keluh kelsah lagi. Tidak perlu tulis email lagi, Kalau nanti kamu tahu prinsip-prinsip kesehatan sejati Tapi, masalahnya Siapa yang mau mengajari …. ? Prita, mari kita belajar sendiri. Allah maha adil akan memihak yang lemah. Oleh : Benyamin G. Yonas

25 Mei 2009

Mata Kecil Sebelah

 

Silindris Membaik Setelah Liburan 1 bulan

Mata kiri saya masih ada silindris sedikit. Itu sebabnya mata agak besar sebelah.

Bulan April saya cuti selama 1 bulan, pergi jalan-jalan. Eh, ada sedikit keajaiban : mata kiri yang agak kecil/ sipit, menjadi lebih normal….

Pengalaman ini membutuktikan bahwa teori yang saya yakini benar. Kesehatan Pikiran dan tubuh ada hubunganya sangat erat dengan mata.

Foto berikut menceritakan lebih banyak dari yang dapat saya katakan.

 

Saran saya untuk pelajar: selama liburan, kurangi pemakaian komputer. Untuk yang bekerja: ambil waktu cuti dan jadi pengganggur yan g rileks selama 1 minggu. Selama cuti, lakukan hidup seperti orang desa: tidur jam 8 malam, makan makanan sederhana, jalan-jalan ke sawah, hutan atau pantai.

30 April 2009

ORANG JERMAN SEDIKIT BERKACAMATA

http://tbn0.google.com/images?q=tbn:MapAKbnPeMSxiM:http://i6.photobucket.com/albums/y210/kyrani/P1030211.jpghttp://tbn0.google.com/images?q=tbn:1010_-Mz30aexM:http://news.bbc.co.uk/media/images/41749000/jpg/_41749620_frankfurt_romer_pa.jpg Saya sedang berada di Jerman awal April ini. Menarik sekali untuk

memperhatikan orang German... Anak mudanya jarang berkacamata. Apalagi

yang tebal. Saya memeperhatikan anak muda yang di jalan-jalan,

rombongan yang bubar sekolah dan di pertokoan.

Mengapa ya.. ?

Mungkin karena gaya hidup mereka. Beberapa gaya hidup orang Jerman

yang menunjang mata sehat :

1. Tidur awal. Jam 6 atau paling lambat jam 7 malam toko sudah tutup semua.

2. Hidup rileks dan teratur, jadwal tidak terlalu padat. Kegiatan hidup teratur.

3. Outdoor living. Orang Jerman, dan Eropa pada umumnya, senang makan

di cafe, di alam terbuka, di luar ruangan. Cafe pinggir jalan

bertebaran di mana-mana.

4. Matahari. Mereka senang sekali berjemur sinar matahari. Bila

matahari mulai hangat seperti awal April ini, banyak sekali yang

'sunning' - berjemur sinar matahari dengan mata tertutup.

 

Saya akan bagikan hal-hal setelah mendapatkan statistik atau data

kesehatan mata orang Jerman.

 

Salam dari Frankfurt

11 Maret 2009

SEMINAR MARET 09

TGL 22 MARET 2009 AKAN DIADAKAN SEMINAR:

“BAGAIMANA MELIHAT JELAS TANPA KACAMATA”

TEMPAT: ALLEGRIA Music , SETRA SARI MALL B2-16. BANDUNG

Biaya : Rp 50.000,-

 

Silakan hub 022-2017520 atau 022-7513071

SMS ke 08122002494

19 Januari 2009

LASIK ATAU NATURAL

Saya jalan-jalan ke mall hari ini dan mengunjungi stand “Lasik mata”. Biaya operasi lasik sekarang sekitar Rp 20juta.

Apakah Anda akan memilih Lasik atau berlatih secara natural seperti saya?

 

Memilih Lasik atau natural bukan sekedar masalah Rp 20juta.

Perlu kita pahami mengapa mata menjadi buram….

Mata menjadi buram sebab tubuh dan pikiran kita tidak harmonis. Ada kebiasaan hidup yang salah. Dengan perkataan lain, mata buram ada GEJALA gangguan kesehatan.

Nah, apakah kita mau mencari penyebabnya atau MENUTUPI GEJALA dengan operasi , Lasik misalnya?

 

Lasik adalah metode canggih untuk  sembuh dari mata buram tanpa perlu repot memeriksa pola hidup kita. Jika Anda tidak punya waktu untuk merubah pola kebiasaan hidup, mungkin ini adalah solusi cepat.

 

Saya pilih yang alami dan kesembuhan yang sejati, juga murah - walaupun lama. Bagaimana dengan Anda?

 

Salam dari Kota Kembang- Bandung

 

31 Desember 2008

Berat Badan Turun, Silindris Turun

Kesehatan dan penglihatan kelihatannya berhubungan.

Novi, 39, tinggal di Sukabumi. Memakai kacamata minus 3,5 dan silindris 1.00.

Beberapa kali latihan Palming dan rajin berolah raga setiap hari. Berat badannya turun. Lebih jarang sakit. Yang mengejutkan adalah silindrisnya turun dari 1.00 jadi 0.50.

 

Minusnya belum ada perubahan. Maklum tidur masih sering tengah malam dan lupa latihan mata lagi.

Selamat untuk Novi. Tetap laksanakan 3 L ya… !

 

Benyamin G. Yonas

07 Agustus 2008

SUMBANGAN PUISI DARI RINNE

SEPASANG MATA YANG JERNIH

 

TUHAN,

Berikanlah kepada saya

sepasang mata yang jernih

dalam menatap kehidupan ini

serta sepotong hati

yang bisa menikmatinya.

 

Saya tahu

kehidupan ini bukan hanya

bagaimana saya menjalaninya

tapi bagaimana saya memandangnya

dan menikmatinya.

 

TOLONGLAH TUHAN

Supaya setiap hari

Saya melihat semua yang saya alami

Sebagai bagian dari kebaikanMU

Agar saya selalu bersyukur kepadaMu

Dalam segala sesuatu

Bahkan  untuk hal-hal di mana

saya seolah tidak menemukan alasan untuk bersyukur.

 

Sumbangan puisi seorang pendukung Program Melihat Jelas dari :

Rinne

Bandung

 

 

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.5.10/1584 - Release Date: 31/07/2008 12:00

22 Juli 2008

Rahasia Mata Super

Namanya Asep. Usia 32 tahun.  Bekerja di bagian setting komputer, 35 jam per minggu sepanjang tahun. Dia mempunyai ketajaman mata 5/3. Artinya lebih tajam dari ukuran normal yaitu 3/3. Dengan kata lain, orang normal melihat huruf terkecil di test card pada jarak 3m, dia bisa lihat pada jarak 5 m. Koq bisa?

Ternyata rahasianya : tidur pukul 8 malam. Paling lambat pukul 9 sudah naik ke peraduan. Berkedip secara teratur di selama bekerja. Melakukan shifting ke arah luar ruangan secara refleks. Hidup dan kerja teratur dan seimbang.

Jadi rahasianya: Tidur  dan Shifting.

Temukan rahasia lengkapnya di booklet “Program Bergambar Melihat Jelas”

18 Juli 2008

Apakah Clear View Menyembuhkan?

Banyak sekali yang plus atau minusnya turun beberapa memakai Clear View.

Seorang siswa SMA di Bandung, Andy, tanpa latihan, juga belum sempat membaca booklet program latihan, dalam beberapa hari memeriksakan mata ke toko optic dan… turun ! Seorang guru piano, Meilia, memakai kacamata -8.00, setelah mencoba Clear View, kacamata lamanya jadi terasa “berat” dan terlalu terang. Setelah diperiksa, ternyata turun juga. Fransiska dari Jakarta, membeli Clear View, tetapi tidak sempat coba. Yang coba duluan malah ibunya. Ternyata mata ibunya lebih terang dan merasa lebih rilkes.

Pengalaman ini terjadi kepada banyak orang. Namun setelah turun, apakah akan sembuh total ?

Clear View adalah alat bantu latihan. Jadi kesembuhan bukan datang dari alat ini, walapun alat ini sangat berguna sekali. Alat ini mempercepat dan mempermudah pengalaman untuk melihat jelas kembali.

Untuk sembuh total, Anda harus ikuti 3 langkah besar (3L):

1.       Lepas Kacamata sesering mungkin. Gunakan ClearView sebagai pengganti kacamata dan alat latihan.

2.       Life style yang salah, perbaiki segera.

3.       Latihan mata. Latih untuk rileks. Semuanya adalah di booklet.

Cita-cita saya adalah menolong  semua orang mendapatkan kembali “mata asli”nya yang sempat hilang. Kiranya seluruh manusia Indonesia mempunyai mata yang jelas !

Bagikan pengalaman atau pertanyaan Anda. Kirim ke:  melihatjelas@gmail.com

 

Salam dari Bandung,

Benyamin G. Yonas

17 Juni 2008

Mengapa Begitu Banyak Anak-anak Menderita Mata Buram ?

Bilamana saya mengadakan seminar, saya bertemu dengan banyak sekali anak yang menderita penglihatan buram. Ada yang myopia (minus), juling (strabismus), Lazy eye (Amplyopia – buram sebelah), Silindris (Astigmatisma), Low Vision,  bahkan sampai ada yang buta sebelah.

Pertanyaan menarik adalah mengapa anak-anak belia ini sudah menderita macam-macam gangguan penglihatan ? Tampaknya kecendrungan ini terjadi dominan di kota-kota besar.

Statistik di Singapore :
Rabun jauh adalah ganguan yang sangat umum di kalangan orang muda.

Data dari School Health Service membuktikan semakin banyak anak kecil yang menderita rabun jauh.

Pada tahun 1988, 16% siswa kelas 1 SD and 50% siswa kelas 6 SD di Singapore rabun jauh.

Pada tahun 2000, terjadi peningkatan : 33% siswa kelas 1 SD dan 65% siswa kelas 6 SD rabun jauh (myopia).

http://www.hpb.gov.sg/web/nmpp/images/chart.gif

 

Saya akan mendiskusikannya di dalam Seminar yang akan datang : 22 Juni 2008, di Bandung.

 

 

27 Mei 2008

Selamat Kepada Ritika yang Sembuh

Ritika, 9 tahun (baju hitam) ikut program intensive dengan penglihatan 3/4.5 memakai kacamata -0.50. Setelah dua minggu telah mencapai 3/3 bahkan pada minggu ke4 membaik menjadi 3.6/3. Secara definisi sudah lebih dari normal, sembuh-tidak perlu kacamata lagi. Selamat !
Sdr. Ivan (kedua dari kiri) , -16,25 telah merasa kacamatanya lebih terang. Kadang merasa terlalu terang. Belum sempat periksa ke toko optik. Masih berjuang untuk tidur lebih awal. Maklum sudah terbiasa tidur agak larut.
Selamat kepada Ibu Mully(paling kanan), yang telah mengalami kemajuan, dari 3/21 menjadi 3/9. kacamata -3.50 sudah diturunkan ke yang lebih rendah. Mungkin harus ke toko optik lagi.
Para peserta lain , silakan sms atau email pengalamannya. Kan bisa untuk menjadi dorongan dan semangat untuk orang lain.
Beberapa tantangan yang peserta hadapi adalah sulitnya melepas kacamata lebih sering dan pola tidur yang sulit digeser lebih awal.
Well, no pain no gain ... Good luck.

19 Mei 2008

Kurang Tidur ? Mata Buram !

Tidur sangat menentukan kesehatan mata. Orang yang kurang tidur dan / atau tidur terlalu malam, akan buram penglihatannya.

Mengapa demikian?

Seperti kita ketahui, bila tubuh dan pikiran kita stress, maka bola mata akan terpengaruh. Saat kita tidur tubuh kita sedang mereparasi dirinya sendiri dengan menghasilkan beberapa hormone , diantaranya:

· Hormon pertumbuhan

Cortisol Hormone

Proclactin

FS Hormone

· LLuteinizing Hormone

Tidur yang baik untuk pemulihan kesehatan adalah sebelum pk 10.00 malam. Mengapa ?

Para ahli mendapati bahwa hormone pertumbuhan dihasilkan sebelum pukul 12 tengah malam. Hormon ini mempengaruhi pertumbuhan, mempercepat transport asam amino ke otak. Bila hormone pertumbuhan kurang maka sel T akan menurun, sehingga kekebalan tubuh juga menurun. Akibatnya tubuh mengalami stress pada tingkat tertentu. Apalagi kekurangan hormone lainnya. Semua ini akhirnya akan mempengaruhi penglihatan.

Jadi tidurlah pk 9.00. Usahakan jangan lewat pukul 10.00 malam .

06 Mei 2008

SEMBUH DARI KACAMATA

Mata kita adalah bagaikan kamera otomatis. Dalam keadaan normal ia akan berfungsi otomatis, auto focus, tidak perlu di on / off. Dalam keadaan rileks, normal akan berfungsi dengan sangat baik. Praktis tanpa usaha apapun. Namun sistem yang otomatis ini terganggu karena beberapa hal : 1. Beban pikiran : Stress, depresi, bingung, dan sejenisnya 2. Pola hidup yang salah : makanan yang bikin stress system tubuh, tidur telalu larut, kurang gerak badan, dll. 3. Kebiasaan yang salah . Misalnya menatap ("berusaha" melihat), jarang shifting, kurang kedip 4. Penyakit tertentu dalam tubuh. 5. Kegiatana otak yang tidak seimbang : terlalu banyak otak kiri, untuk yang berbakat otak kanan. Juga sebaliknya. 6. Kacamata. Benda ini menimbulkan ketegangan otot mata. Kenali faktor pengganggu tersebut. "Gunting" dan kembalilah melihat jelas. Benyamin G. Yonas

30 April 2008

Penyebab Myopia adalah Pola Hidup, Bukan Faktor Keturunan

Majalah New Scientist menurunkan artikel menarik, “Lifestyle Causes Myopia, not Genes” ( http://www.newscientist.com/article/dn6117-lifestyle-causes-myopia-not-genes.html ) Penelitian dilakukan oleh Morgan dan tim dari Australian National University in Canberra, menemukan bahwa sangat jelas sekali perubahan pola hidup- lah yang menyebabkan mata minus. Dalam penelitiannya terhadap pemuda India usia 18 tahun, ditemukan penderita myopia : 70% pemuda yang tinggal di Singapore dan hanya 10% dari pemuda yang tinggal di India. Jelas walaupun gen-nya sama-sama India, tetapi pola hidupnya berbeda. Jumlah penderita Myopia di Singapore dan Jepang meningkat tajam semuanya disebabkan perubahan pola hidup. Anak-anak terbiasa bermain di dalam ruangan (indoor), bermain computer games, menonton, membaca terus menerus . Kurang gerak badan dan pola tidur yang berubah juga turut menentukan. Kelompok penelitian lain bahkan berkesimpulan bahwa makanan juga menyumbang kerusakan mata. Menurut mereka memakan terlalu banyak tepung halus mempengaruhi pertumbuhan bola mata. Dalam seminar dan program intensif saya akan beritahukan pola hidup yang dapat memperbaiki kesehatan mata kita. Baca juga “Faktor Penunjang” dalam booklet Melihat Jelas Tanpa Kacamata.

28 April 2008

Program Intensif : Akan dimulai 4 Mei 2008

Program Intensive untuk turunkan minus akan dimulai tgl 4 Mei 2008 dan selesai 22 Juni 2008. Waktunya pk 9.00-10.30. Bertempat di Allegria Music, Setra Sari Mall B2-16, dan juga Villa Trinity, Lembang, Bandung (untuk outdoor training).

Ini akan menjadi program yang sangat dinanti-nantikan baik oleh pembimbing maupun pesertanya. Semua ingin menyaksikan dan membuktikan sendiri minus, plus atau silindrisnya akan turun atau tidak.

Salah satu peserta memakai kacamata -18.00 !  Momen yang menantang bagi saya sebagai pembimbing dan harapan untuk peserta ini. Hasil dan pengalaman para peserta akan ditayangkan via blog ini.

Perbedaan program ini dengan seminar adalah, penerapan lifestyle untuk mempercepat kesembuhan dan bimbingan langkah demi langkah.

Sampai dengan hari ini, masih ada peluang tambahan untuk 5 peserta lagi.

 

Benyamin G. Yonas

 

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.5/1400 - Release Date: 4/27/2008 9:39 AM

18 April 2008

MANUSIA MODERN: HIDUP DALAM KEREMANGAN

“It is not light but darkness that is dangerous to the eye.” Dr W. Bates, MD, “Perfect Sight Without Glasses”

 

Semua orang mengetahui : tanpa cahaya, tidak mungkin melihat dengan jelas. Dari semua cahaya, sinar matahari adalah yang terbaik, paling wajar dan merilekskan mata. Beberapa peserta seminar yang berkacamata plus bilang bahwa mereka bisa membaca lebih jelas kalau dilakukan teras rumah. Orang yang matanya myopia (minus) akan naik kemampuannya bila ada cukup sinar matahari. Tidak perlu penelitian rumit, hanya perlu akal sehat.

Tetapi cahaya yang sangat ajaib ini cenderung dijauhi oleh manusia modern. Misalnya :

1.       Jendela rumah modern cenderung gelap : pasang kaca rayband, semi rayband, reflektif, one-way glass, dll.

2.       Kacamata gelap (rayband) telah menjadi sangat popular. Industri kacamata gaya ini telah berhasil meyakinkan orang bahwa mataharai berbahaya, sehingga perlu di “saring”. Mungkin suatu hari bayi-bayi pun akan dianjurkan memakainya.

3.       Pada siang hari, sadar atau tidak, manusia modern tinggal diruang tertutup, di kantor, di mall, dalam kendaraan (mobil, kereta api, pesawat terbang yang ber-AC dan tanpa atau sedikit cahaya matahari).

4.       Kita membangun hotel, mall, supermarket, kantor dengan interior yang mewah, tanpa cahaya alami. Kita hidup dengan cahaya buatan, sekalipun pada siang hari !

Jadi bukankah manusia modern telah memilih hidup dalam kegelapan ? Siang maupun malam, selalu dalam keremangan. Bukan main …. !

 

Cintailah terang, hiduplah dalam terang pada siang hari, semua ini akan menyehatkan sistim penglihatan kita. Bukalah jendela lebar-lebar, biarkan sinar matahari menerobos ke dalam rumah dan kantor kita. Seringlah beraktifitas di luar rumah : olahraga, jalan kaki,bermain, merawat tanaman, dll.

 

Bandung, Jumat sore, 18 April 2008

Benyamin G. Yonas

melihatjelas@gmail.com