11 April 2008

MENGAPA MATA BURAM BISA SEMBUH ?

“Tulang patah bisa tersambung, luka sembuh… tidakkah mata buram dapat sembuh juga?” Tulis Thomas Quakenbush dalam “Relearning to See”.

Bicara kesembuhan, kita telah mengalami kemajuan yang sangat berarti dalam dunia kesehatan. Tetapi bila mengahadapi mata buram, kita sepertinya tidak dapat berbuat banyak kecuali “dibantu” dengan kacamata atau operasi.

Saya percaya ada self-healing mechanism dalam tubuh manusia. Bila kulit kita terluka, maka proses penyembuhan segera dimulai. Teknologi terbaik pun sifatnya hanya membantu proses kesembuhan, bukan menyembuhkan. Sistem dan mekanisme Self healing dalam tubuh kita lah yang melakukan tugasnya. Yang kita lakukan hanyalah bekerja sama dengan system itu untuk menunggu kesembuhan.

Mata adalah jendela jiwa. Itu pertanda kondisi tubuh dan jiwa kita. Bila buram, itu tandanya ada yang tidak beres. Yang kita perlu lakukan adalah mengetahui prinsip atau hukum kesehatan, maka tubuh akan menyembuhkan dirinya sendiri.

Semuanya dilakukan oleh system self healing dalam tubuh kita yang sangat ajaib. Saya percaya Tuhan Pencipta manusialah yang mendisain system yang maha ajaib ini.

Pahami mengapa mata kita menjadi buram, pelajarilah hukum kesehatan yang mengendalikan tubuh kita. Pahamilah, ikutilah dan kesembuhan adalah hal yang ALAMI dan AKAN TERJADI.

24 Maret 2008

MEMEPERCEPAT KESEMBUHAN : SINERGI 1+1+1 = 100

Suatu kali saya sangat tidak sabar melihat tanaman jambu saya tidak besar-besar. Tetap kecil selama berbulan-bulan. Saya sudah sirami air tiap pagi, ditanam di pot dengan tanah yang subur. Tidak tumbuh juga.

Rupanya kurang faktor sinar matahari dan pupuk !

Sama seperti pertumbuhan, maka kesembuhan pun memerlukan berbagai faktor terpenuhi secara bersamaan. Bila semua faktor bertemu dan menghasilkan hasil yang jauh lebih besar dari gabungan unsur-unsurnya, maka ini disebut SINERGI.

Dengan bahasa yang sederhana : Sinergi adalah 1+1+1 > 3. Sedangkan penggabungan biasa jika 1+1+1 =3.

Untuk sembuh dari kacamata diperlukan sinergi : Sering lepas Kacamata, gunakan ClearView, Lifestyle yang tepat (makan banyak buah-buahan, tidur lebih awal, hidup rileks, tidak stess, olahraga setiap hari), dan latihan (semua yang dianjurkan dalam “Program Latihan”) di bawah sinar matahari pagi… Lihat apa yang terjadi jika semua factor terjadi bersamaan.

Bagi para peserta seminar yang mendapatkan Daily Checklist, gunakan sebagai pedoman untuk terjadinya SINERGI.

Ikutilah aturan alam, Sinergi akan terjadi !

 

Salam,

Benyamin G. Yonas (comments or questions :  melihatjelas@gmail.com )

19 Maret 2008

Fakta tentang Mata

Tahukah Anda? Mata kita data melihat dan membedakan 7 – 10 juta warna.

Retina hanya setipis kertas.

Mata berkedip 15 kali dalam satu menit atau 21.600 kali perhari atau 8 juta kali per tahun.

Tidak mungkin bersin dengan mata terbuka.

Untuk merasakan jarak kita membutuhkan kedua bola mata.

Statistics Singapore Rabun jauh adalah ganguan yang sangat umum di kalangan orang muda.

Data dari School Health Service membuktikan semakin banyak anak kecil yang menderita rabun jauh.

Pada tahun 1988, 16% siswa kelas 1 SD and 50% siswa kelas 6 SD di Singapore rabun jauh.

Pada tahun 2000, terjadi peningkatan : 33% siswa kelas 1 SD dan 65% siswa kelas 6 SD rabun jauh (myopia).

Jangan anggap remeh rabun jauh, sebab dapat merempet kepada gangguan mata lainnya seperti "retinal detachment", dll.

Kabar baiknya adlh bahwa myopia bisa diturunkan bahkan dapat sembuh, seperti yang saya alami.

13 Maret 2008

Apakah Komputer dan TV merusak mata ?

Sering kali ditanyakan apakah komputer dan TV merusak mata?

Tidak, kalau Anda tahu “seninya”.

 

Komputer dan TV menyebabkan mata kita sering melakukan “close work” untuk waktu yang lama. Yang disebut close work adalah melihat terus menerus pada jarak kurang dari 2 m untuk waktu lebih dari 1 jam.

Sering kali setelah bekerja dengan computer atau membaca buku agak lama, mata terasa buram saat melihat jauh. Ini terjadi karena ketegangan (strain) otot mata.

Otot mata harus “bekerja” saat melihat benda dekat. Ia akan rileks, saat melihat benda jauh. Setelah “bekerja” lama saat melihat komputer, misalnya, maka otot mata kita kurang rileks dan tegang, sehingga penglihatan menjadi buram.

(Petunjuk : Bila hal ini terjadi segeralah beristirahat. Kedip-kedipkan mata beberapa kali. Lalu lakukan palming sekitar 2-5 menit. Setelah itu penglihatan akan lebih rileks.)

 

Apakah ini selalu terjadi pada setiap orang ?

Tidak. Pada mata orang yang normal , otot matanya bekerja dengan rileks. Mereka sering secara insting, mengedipkan mata dan menatap kea rah lain untuk rileksasi mata.

Beberapa waktu yang lalu saya mengetest penglihatan staff kantor saya. Yang menarik perhatian saya adalah seorang staff bagian komputer yang penglihatannya lebih dari 20/20 (3/3) alias lebih tajam dari definisi “normal”. Padahal dia bekerja di depan komputer setiap hari dan sepanjang tahun. Apa sebabnya matanya masih begitu tajam, padahal bekerja terus menerus di depan komputer ?

Rupanya secara insting dia melakukan shifting dan blinking terus menerus. Pola tidurnya juga sangat menunjang mata yang sehat, yaitu pukul 8 malam sudah tidur !

 

Jadi saran saya adalah : setiap 10 menit berkomputer atau membaca atau menonton TV, kita harus mengalihkan pandangan kita ke arah arah lain (shifting) selama sekita 10 detik. Apabila Anda sering lupa untuk melakukannya, taruhlah sebuah timer disamping computer Anda sebagai pengingat.

Kemudian, setelah beberapa memakai computer atau menonton TV, lalu timbul keletihan mata, lakukan Palming atau tidurlah.

 

Kesimpulan :

Untuk mencegah kerusakan mata saat memakai komputer atau TV, gunakan jurus SHIFTING dan PALMING.

Lihat petunjuknya dalam booklet “ Pedoman Latihan Bergambar”

 

11 Maret 2008

Komentar Peserta Seminar 7 Maret 2008

Terima kasih kepada peserta tgl 7 Maret 2008. Semua komentarnya dimuat apa adanya , tidak direkayasa. Asli pendapat peserta. Komentar dan kritik apapun akan kami terima. (Benyamin G. Yonas)

“Penjelasannya sangat menarik, mudah dipahami dan masuk akal. Sehingga memacu untuk segera berlatih agar cepat sembuh. Saya akan cerita kepada saudara-saudara dan teman-teman tentang info menarik ini.” Mully, Wiraswasta

To the point….simple. Sangat layak unutk diinformasikan ke semakin banyak orang.” Iskandar, Training facilitator

“Seminar ini sangat bagus dan berguna sekali. Saran : Lebih sering seminar dan diperkenalkan kepada masyarakat.” Syenni, Ibu rumah tangga.

“Hasilnya memang nyata.” Jesslyn, Pelajar.

(Awalnya penglihatan 3/6, selesai seminar menjadi normal 3/3 ! )

“Seminarnya bagus” Audrey, Pelajar

“ Seminar ini bagus sekali. Informasi baru yang memberikan harapan dan semangat untuk lepas dari ketergantungan kacamata” Yohan, Wiraswasta

“ Latihannya menyenangkan, benar-benar bikin relax dan penglihatahn jadi lebih jelas dari sebelum latihan” Lisa Mariana, pegawai swasta

“Bagus…Cuma kenapa tidak dari dulu aja…Tetap semangat dan berbagi ilmu Pak, thx.” Arie C, Karyawan

“Terima kasih ada yang peduli sistim penglihatan kita tanpa menggunakan pengobatan. Tuhan memberkati.” Freddy Sunaryo, Karyawan swasta

“Teknik latihan yang sederhana, namun kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh, saya yakin akan sangat bermanfaat.” Iwan Handoko, Swasta, Purwakarta.

“Ini sangat bermanfaat. Harus disebar-luaskan. Terima kasih Pak Benyamin.” Erlin, Ibu Rumah tangga

“Senang mendengarkan ceramahnya menambah pengetahuan dan sangat bermanfaat” Ondarsih, 65 tahun

“Penglihatan saya agak membaik !” Atjep Herijanto, wiraswasta

“ Mata saya dapat melihat lebih jelas dan lebih rileks.” Kristian, Pelajar

04 Maret 2008

HANYA 3 PRINSIP UNTUK SEMBUH

Untuk menyederhanakan proses Melihat Jelas Tanpa Kacamata, maka saya ringkaskan dalam 3 prinsip.

Prinsip ini dapat saya singkat dengan 3 L : Lepas kacamata, Life style, Latihan Mata.

1. Lepas Kacamata.

Lepas kacamata sesering mungkin. Latihan melihat dengan mata alami. Latihan melihat dengan ClearView (kacamata terapi).

Bila minus atau plusnya turun, segera ganti dengan kacamata yang lebih ringan atau lepas sama sekali.

2. Life Style / Pola Hidup Sehat

Lihat petunjuknya pada booklet “Program Latihan Bergambar-Melihat Jelas Tanpa Kacamata”

3. Latihan Mata

Dicantumkan dalam booklet “Program Latihan Bergambar-Melihat Jelas Tanpa Kacamata”

Bila kurang jelas juga, Anda bisa email saya : melihatjelas@gmail.com

Untuk memperjelas dan mempermudah pemahaman, saya merencanakan membuat video atau CD/audio untuk memperjelasnya. Tolong berikan saran Anda, saya akan sangat menghargainya.

Salam dari Bandung,

Benyamin G. Yonas